25 Aplikasi Pembunuh

Posted 23 Dec 2006 — by aryo
Category Blog

Berikut ini adalah aplikasi yang revolusioner, yang mempengaruhi arah perkembangan perkomputeran.

  • 1976: Electric Pencil
    1976: Electric Pencil
    Aku belum sempat merasakan aplikasi ini, mungkin gak sempat nyampe ke Indonesia, atau ketimpa ketenaran aplikasi lain.
  • 1978: WordStar
    1978: WordStar
    Aplikasi wajib yang diajarkan di berbagai kursusan komputer, tapi saat ini sudah gak begitu tenar lagi. Saat aku pertama kali kenal komputer, aplikasi inilah editor yang paling tenar. Aku mengalami mulai versi 2, 3, 4, 5, 5.5,6 dan 7. Bersaing dengan Chi-Writer dan MS-Word for DOS.
    Kemaren ke Polsek Lowokwaru, Pak Polisinya masih pake Wordstar. Katanya lebih nyaman pake itu ketimbang MS-Word. Hehehe.
  • 1979: VisiCalc
    1979: VisiCalc
    Belum pernah mencobanya juga.
  • 1981: dBase II
    1981: dBase II
    Hanya mencoba sebentar, karena tertutup ketenaran FoxPro. Lagian aku lebih seneng programming Pascal, sehingga meskipun membuat aplikasi database, tetap menggunakan Pascal.
  • 1982: AutoCAD
    1982: AutoCAD
    Dulu sempat hobby desain 3D, bahkan sempat bikin desain pistol, masih ada sampai sekarang. Tidak aku teruskan, karena memang tidak pernah ada keperluan untuk itu. Kalaupun bikin desain 3D, aku menggunakan 3D Studio Max, dari perusahaan yang sama.
  • 1983: Lotus 1-2-3
    1983: Lotus 1-2-3
    Aplikasi pasangannya Wordstar, yang wajib juga dipelajari. Dari sini pertama kali aku tau adanya virus makro. Setelah era Windows, Lotus mulai tenggelam.
  • 1983: Turbo Pascal
    1983: Turbo Pascal
    Pemrograman kedua yang aku pelajari setelah BASIC. Diajari oleh sesama pengunjung rental komputer sewaktu SMU, dan ditambah dengan teori dari kampus. Dengan Pascal, lebih mudah untuk belajar programming yang prosedural.
  • 1984: MacWrite/MacPaint
    1984: MacWrite/MacPaint
    Belum pernah coba
  • 1984: MultiMate
    1984: MultiMate
    Belum pernah coba
  • 1985: Excel for Macintosh
    1985: Excel for Macintosh
    Belum pernah coba
  • 1985: Aldus PageMaker
    1985: Aldus PageMaker
    Hanya melihat bagaimana temenku membuat poster dan majalah menggunakan aplikasi ini. Waktu itu masih culun, jadi gak begitu tertarik. Kalo mau bikin tulisan pengumuman, biasanya menggunakan aplikasi Banner Mania.
  • 1986: Cross-network E-mail
    1986: Cross-network E-mail
    Belum pernah coba
  • 1987: Excel for Windows
    1987: Excel for Windows
    Aplikasi yang membingungkan, pada awalnya. Karena masih terbiasa dengan Lotus, jadinya agak kagok. Tapi Excel juga menyediakan pertolongan yang memudahkan pengguna Lotus untuk terbiasa dengan Excel.
  • 1987: dBase Mac
    1987: dBase Mac
    Belum pernah coba
  • 1988: Mathematica 1.0
    1988: Mathematica 1.0
    Belum pernah coba
  • 1989: Word for Windows
    1989: Word for Windows
    Gantinya Wordstar, lebih lengkap, canggih dan berat :)
  • 1990: Windows 3.0
    1990: Windows 3.0
    Saat itu Windows kayak masih berupa aplikasi, bukan sistem operasi.
    Kalo mau menjalankan Windows, dari DOS prompt diketikkan win, yang mendoakan kemenangan Microsoft ^_^
  • 1990: Adobe Photoshop
    1990: Adobe Photoshop
    Saat pertama kali pake, merasa repot, berat dan aneh aja. Tapi ketika sudah terbiasa, wah, jadi merasa tidak dapat mengedit foto tanpa aplikasi ini :D
  • 1991: Microsoft Visual Basic
    1991: Microsoft Visual Basic
    Hanya merasakan VB mulai versi 4. Jadi pemrograman wajib setelah banyak pesanan bikin aplikasi dengan VB ini.
  • 1994: Netscape Navigator 1.0
    1994: Netscape Navigator 1.0
    Mencoba saat masuk kuliah, dengan gambar kemudi kapal yang menjadi ciri khasnya.
    Ah, jadi bernostalgia.
  • 1995: Internet Explorer 1.0
    1995: Internet Explorer 1.0
    Lebih ringan dari Netscape, dan lebih bening tampilannya. Tapi itu di sini, gak tau di tempat lain :)
  • 1996: Palm HotSync
    1996: Palm HotSync
    Belum pernah coba
  • 2001: Mac OS X
    2001: Mac OS X
    Belum pernah coba, baru menjajaki.
  • 2001: Apple iTunes
    2001: Apple iTunes
    Belum pernah coba
  • 2004: Mozilla Firefox 1.0
    2004: Mozilla Firefox 1.0
    Sebenarnya lebih ringan dari IE, dan open-source. Tapi kelemahannya, memory-leak, adalah penyakit yang masih ngendon sampe sekarang, versi 2.0.0.1.

Sumber: Peter Coffee’s 25 Killer Apps of All Time

Creating XML Sitemap Files

Posted 19 Dec 2006 — by aryo
Category Blog, Programming

Today I build one PHP script to create sitemap files for websites on my office. This is not so great script, but help me much to finish the tasks :)

With this script, I do not need to enter the URLs of the website manually, that is contain thousand of URLs. The script will scanning for all files on the website, and then write it on XML file, that suitable with Sitemaps.org protocol.

If number of URLs reach the limit (50.000 URLs), it will automatically split to another sitemap file.

If you want to try the script, just download it here. You need to configure it first, to be suitable with your server.

After the files are created, you may try to validate it. I use this tool: http://www.on-the-matrix.com/shared/XmlValidator.aspx

Remember, you have to specify the schema used for the validator.

Or, the easier way is validating by this software: XMLBlueprint

The tool is not free, it is 10 days trial. But you need it for hours only :)

If validated, you may submit the sitemap index file to search engine, like Yahoo:

https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit

Happy submitting :)

Belajar Google Web Toolkit

Posted 13 Dec 2006 — by aryo
Category Blog, Programming

Google CodeSudah sejak lama tertarik dengan teknologi Google, tapi baru kali ini aku mencoba teknologi di baliknya. Selama ini aku hanya tertarik untuk mencoba hal-hal yang praktis dan instan, seperti Google Map, untuk menampilkan peta wilayah tertentu pada halaman webku.

Tapi semenjak dikirimi info oleh pak bos mengenai Google Web Toolkit, aku tertarik untuk mencobanya. Dan emang, bagus banget.
Dengan GWT ini, kita bisa bikin aplikasi website berbasis AJAX, tanpa bersentuhan dengan Javascript sama sekali. Segala macam kegiatan AJAX, mulai dari pendeteksian dan penanganan jenis browser, fungsi tombol back pada browser, semua sudah ditangani oleh GWT.

Namun untuk menggunakan GWT ini, programmer harus menguasai pemrograman Java, karena GWT memang berbasiskan Java.

Dan mulai dari versi RC 1.3 ini, GWT sudah dinyatakan 100% open source, di bawah lisensi Apache 2.

Berikut ini adalah contoh aplikasi yang aku buat: Test GWT. Masih simple sih, tapi Google banget gitu deh :)

Bug Notepad Malah Mirip Easter-Egg

Posted 18 Nov 2006 — by aryo
Category Blog

Hanya berlaku bagi pengguna Windows XP atau Windows 2000/NT.

Silakan buka aplikasi Notepad, lalu masukkan teks ini:

bush hid the facts

Simpan dengan nama file terserah, misalnya tesaja.txt, lalu tutup Notepad.

Kemudian buka Windows Explorer, lalu dobel-klik pada file tersebut untuk membukanya. Maka yang terbaca adalah karakter aneh sehingga sulit untuk dibaca.

Banyak yang mengira ini adalah hasil konspirasi secara politik, sampai tercipta banyak kombinasi teks yang lain, misalnya: Bill fed the goats

Apalagi di masa Anti Bush dan Anti Amerika seperti saat ini :)

Padahal kita bisa membikin teks sendiri, misalnya: Aryo ada dua macam, juga akan menghasilkan efek yang sama.

Notepad1 Notepad2

Silakan coba-coba, yang penting tulisannya mengacu pada pola 4, 3, 3, 5 huruf.

Sebenarnya ‘bug’ ini dapat dihindari, dengan cara saat melakukan penyimpanan pertama kali, file ini disimpan dalam encode Unicode. Ketika melakukan proses Save file tadi, secara default Notepad menggunaka encode ANSI, makanya hal ini bisa terjadi.

Encode Notepad

Pada Windows 98 atau ME, Notepad belum mendukung encoding, sehingga tidak terjadi konspirasi semacam ini ;)

Sumber: Bush Hid The Facts – Notepad Conspiracy Claim

Linux Ada di BIOS

Posted 17 Nov 2006 — by aryo
Category Blog

Mungkin ini berita basbangsek (basi banget sekali), tapi karena aku baru tau, jadi lumayan buat catatan di sini.

Proyek LinuxBIOS sudah dimulai sejak tahun 1999 oleh Ron Minnich, dan sesuai namanya, proyek ini menggunakan Linux sebagai firmware dalam chipset BIOS.

Linux akan me-replace firmware bawaan dari pabrik motherboard-nya (vendor), sehingga jika tidak hati-hati, bisa menyebabkan kerusakan pada chipsetnya, yang pada akhirnya membuat komputer menjadi seonggok besi tua.

Dulu aku pernah membuat artikel Merubah Tampilan Logo BIOS, tapi hanya sekedar manipulasi logonya. Sedangkan proyek ini mengganti secara keseluruhan sistemnya.

Kelebihan dari LinuxBIOS antara lain:

  • Proses booting yang cepat (katanya, aku belum nyoba sih)
  • Ditulis dalam bahasa C, jadi lebih manusiawi
  • Fitur masih dan terus dikembangkan

Namun karena masing-masing motherboard mempunyai spesifikasi hardware yang berbeda, ada juga jenis/merk motherboard yang belum didukung oleh LinuxBIOS. Berikut ini daftar motherboard yang sudah didukung: Supported Motherboards.

Nanti kalau komputerku sudah sadar dari komanya, pingin nyoba juga nih :)

Page 11 of 15« First...910111213...Last »