Beli Lisensi TitaniumBackup

Posted 15 Feb 2011 — by aryo
Category Gadget, Info

Bagi pengguna Android sejati(?), tentu tidak akan tinggal diam jika mengetahui ada update ROM terbaru telah siap untuk didownload. Rasanya tangan ini gatal sekali untuk segera menggunakan ROM tersebut.

Selalu mengikuti perkembangan terbaru memang mengasyikkan. Namun dampaknya adalah banyaknya waktu yang tersita untuk hal-hal yang berulang.

Setiap kali OS diupgrade, semua setting dan data (kecuali email dan contacts yang disimpan di Google) tentu akan hilang. Aplikasi kecil namun penting macam YM, Twitter, Facebook, dll, perlu diinstall ulang, diisi loginnya lagi, dll.

Belum lagi setting tampilan, style, peletakan widget, dll, yang meskipun mudah namun cukup menyita waktu.

Berangkat dari itu semua, bermunculan tools untuk menyimpan baik itu aplikasi, data user maupun data system. Sebelumnya saya pengguna OnTheFly Backup, namun setelah mencoba TitaniumBackup, rasanya lebih cocok dengan yang ini.

Pada versi gratisnya yang bisa didapatkan di Android Market, TitaniumBackup sudah memadai untuk sekedar menyimpan dan merestore backup. Karena penasaran dengan fitur PRO-nya, dan sekalian ingin berterimakasih kepada authornya (kebetulan ada balance di account PayPal), maka saya membeli versi PRO TitaniumBackup.

Dengan harga (donasi) minimal $5.99, saya mentransfer $6.00 (ambil kembaliannya :p), dan lisensi aplikasi dikirim melalui email beberapa menit kemudian. Sangat cepat. Mungkin orangnya kerjanya hanya merokok di depan komputer sambil menunggu orang membayar dia.

Segera setelah diisi dengan lisensi, beberapa fitur baru bermunculan pada aplikasi ini, misalnya kecepatan backup yang meningkat drastis.

Jadi, jangan pelit pada programmer :)

Redesign Blog

Posted 14 Feb 2011 — by aryo
Category Blog

Setelah bertahan sekian lama dengan tampilan imut dan tidak seksi, akhirnya blog ini berganti theme ke tampilan sekarang. Hal ini didasari oleh tawaran oleh Bapak Themes WordPress Indonesia untuk mendesain ulang tampilan blog ini.

Dengan sedikit diskusi mengenai bagaimana tampilan yang saya inginlah, jadilah theme baru yang sekarang anda lihat.

Kebetulan juga saya ingin menghidupkan kembali blog ini, sehingga momennya sangat bertepatan.

Terimakasih Mr. Jauhari atas sumbangsihnya, hehe.

Posted from WordPress for Android

Download Mode on GT-I5503

Posted 06 Oct 2010 — by aryo
Category Gadget

Finally I can update my Samsung Galaxy 5 (GT-I5503) with newest firmware. No, the update process is as simple as click and go. The main problem is how to enter Download Mode for the device.

Almost on all tutorials that I follow (one of them), state this:

Hold “Volume Down, Home button & Power button” in the same time to enter Download Mode

With GT-I5503, you will get nothing. Android will starts normally.

After explore (and register) on many forums, I got insight from one of forum member, that he did it by pressing OK button, rather than Home button. So I give it a try, change the combination to “Volume Down + Ok Button + Power Button” and voila, yellow Android logo is there, on download mode.

Hope this will help someone that lost like me.

Google AdSense Sedang Bermasalah

Posted 09 Feb 2009 — by aryo
Category Info, Opini

Telah beberapa lama aku ikut mengamati thread ini: AdSense Forum, yang pada awalnya sempat terbawa emosi juga. Tidak habis pikir, perusahaan sekelas Google, dengan segala kemewahan teknologinya, sampai-sampai terdiam tidak berkutik diumpat sedemikian banyaknya orang, yang notabene adalah pelanggannya.

Berbagai masalah yang dihadapi para publisher (pemasang AdSense), seakan dibiarkan mengendap. Semua teriakan mereka seakan diabaikan oleh Google. Uang mereka yang seharusnya dibayarkan berbulan-bulan yang lalu, mengendap di account mereka tanpa bisa diambil. Mereka mau makan pake apa? mau bayar usaha mereka pake apa? (pake duitlah).

Sampai kemudian ada tanggapan resmi dari Google di forum tersebut, menjelaskan bahwa ada bug pada sistem Adsense, dan Google sedang memperbaikinya, bahkan sampai melibatkan ‘pasukan’ dari YouTube. Tapi toh tanggapan ini tidak begitu berarti, karena yang publisher butuhkan adalah dibayar.

Dan sampai berita ini diturunkan *halah* nampaknya masalah itu masih belum terselesaikan. Kasian Google.

Yang dapat Google lakukan adalah mencarikan terobosan-terobosan buat para publisher agar dapat dibayar. Untuk publisher Indonesia, salah satunya adalah dengan menerbitkan layanan Western Union Quick Cash. Dengan cara ini, para publisher Indonesia yang mengalami permasalahan bug ini, dapat keluar dari bug tersebut. Di lain pihak, publisher yang tidak mengalami masalah juga mendapatkan untung, karena tidak perlu lagi menunggu check datang. Namun sayang, Western Union dibatasi $2.000 saja.

Di luar itu semua, meskipun terobosan telah dilakukan, namun itu masih belum menjawab terselesaikannya bug pada sistem Google. Bug itu masih ada.

Begitu sulitnya bug itu diberantas dari sistem Google.

*sodorin baigon*

Mengganti Gateway Lewat Command Prompt

Posted 20 Jan 2009 — by aryo
Category Info, OS

Cara di bawah ini sebenarnya sangat basbang, dan ndak begitu penting. Namun karena kadang aku masih sering mencarinya, jadinya tak posting saja di sini.

 

Sebagaimana kita ketahui, jika menggunakan Windows 98, kita ndak bisa sembarangan mengganti IP gateway, karena mesti restart :p

Atau lebih parah adalah jika Windowsnya menggunakan DeepFreeze, maka setiap kali restart settingannya kembali ke nilai sebelumnya lagi.

 

Dulu sewaktu di kantor lama, aku kebagian PC dengan Windows 98. Saat itu ada beberapa jalur koneksi internet. Nah, agar setiap kali ganti jalur (ganti gateway) tidak perlu restart (karena ada DeepFreeze juga), aku gunakan perintah ini melalui Command Prompt:

 

route add 0.0.0.0 mask 0.0.0.0 192.168.0.1 metric 1

 

Perintah di atas kurang lebih artinya adalah menambahkan jalur untuk koneksi ke seluruh jaringan dapat melalui gateway 192.168.0.1.

Metric 1 di sini dapat diartikan sebagai prioritas tertinggi yang dapat dipilih.

 

Pada Windows XP, hal tersebut juga kadang aku butuhkan. Misalnya komputer sedang terhubung ke LAN (yang tidak konek ke internet), dan terhubung ke HP yang akan digunakan untuk konek internet.
Saat sukses dial-up GPRS melalui HP, biasanya Windows otomatis menggunakan koneksi HP sebagai jalur utama. Namun untuk kondisi tertentu (entah kenapa) Windows tetap menggunakan koneksi LAN, sehingga tidak dapat konek ke internet.

Dalam kondisi seperti itu, biasanya aku ubah routing Windows agar menggunakan gatewaynya koneksi HP.

 

Untuk mengetahui gateway HP, dari Command Prompt ketik saja:

ipconfig /all

dan lihat pada bagian Default Gateway.

 

Demikian catatan ini.

Page 3 of 1512345...10...Last »